Skip to content

Politik Kampus Kembali Memanas

2008 December 15
by wongbagoes

Ya, semakin memanas itu yang terjadi dalam percaturan pemilihan Presiden Mahasiswa di Kampus Rakyat ini. Kali ini dalam pemilihan tahun ini muncul dua calon yang bertanding. Pasangan pertama, Suranto-Bowo – pasangan ini di dukung sepenuhnya oleh aktivis dakwah kampus (aktivis politik kampus). Bukan rahasia lagi, bahwa di kampus besar ini terdapat yang namanya “aktivis langitan“. Bukan saja “mengurusi” dakwah, namun juga perpolitikan di kampus ini. Pasangan kedua, Najmi-Ferdi – pasangan di dukung rame-rame dari berbagai golongan yang coba saya sebut golongan sakit hati. Kenapa sakit hati, karena selama ini merasa dipinggirkan atau minggir dengan sendirinya. Namun pasangan ini menyatakan bahwa keinginan maju karena melihat IPB hanya dikuasai oleh segolongan orang2 tertentu saja (Ya, maksud saya Aktivis langit itu…)

Suranto Wahyu-Hari Bowo

Pasangan ini berangkat dari kalangan aktivis dakwah kampus. Aktivis dakwah kamus di kampus ini mempunyi kekuatan suara yang sangat kuat. Selain di tiap fakultas mempunyai kader2 militan yang siap mendukung sepenuhnya, kelompok ini juga memiliki asisten-asisten Pendidikan Agama Islam bagi mahasiswa baru. Sehingga asisten ini mempunyai peran yang sangat kuat dalam mengarahkan anak didiknya untuk memilih calon tertentu. (ini hanya sekedar pengalaman pribadi dan pengalaman beberapa mahasiswa baru dan semoga saja tidak berlaku kepada smua mahasiswa baru). Namun di sisi lain pasangan ini memang cukup ideal. Suranto, mantan Ketua BEM FAPERTA dan saat ini masih menjabat MENKASNAS (Menteri Kebijakan Nasional) BEM KM IPB 2007/20008 berpasangan dengan Hari Bowo, Mahasiswa Berpretasi sekaligus Direktur UKM FORCES (Forum for Scientific Studies) 2007/2008. Meskipun menurut pandangan saya pasangan ini agak terlalu udzur karena sang calon presiden tahun sudah tingkat 5, artinya lebih satu tahun dari standar normal lulus S1.

Najmi-Ferdi

Najmi Anniro mantan Ketua Himpunan Mahasiswa Jambi ini mempunyai pengalaman segudang baik dari bidang akademik maupun non akademik. Selain itu, saat ini masih menjabat sebagai Ketua BEM Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB, yang menurut Koran Kampus BEM FEM ini BEM terproduktif di IPB. Namun, disisi lain pasangan dari calon ini-Ferdi-kurang begitu mengakar di Kampus. Meskipun sebagai Wakil Ketua BEM Fakultas Kedokteran Hewan IPB dan Ketua Komisariat HMI Fak Kedokteran Hewan. Menurut pandangan saya pasangan ini akan mampu mengungguli pasangan pertama jika dan hanya jika mampu menarik suara mahasiswa yang selama ini acuh terhadap politik kampus. Selain itu, harus mampu menggerakkan mesin politiknya terutama untuk mengambil hati mahasiswa yang acuh dan apatis. Bukan rahasia lagi tingkat partipasi mahasiswa pada pemilihan-pemilhan sebelumnya hanya berkisar 7000-8000 ribu mahasiswa dri kira-kira 18.000 mahasiswa S1 IPB.

(Tulisan ini hanya pandangan pribadi pemilik blog jelek, dan tidak menggambarkan organisasi yang sedang pemilik blog ikuti )

Random Posts

37 Responses leave one →
  1. December 15, 2008

    weh main politik di kampus? :twisted:

    [Reply]

  2. December 15, 2008

    wew politi²an juga yach :em35: :em35:

    meylya’s last blog post Blogaholic, Alcoholic dan Bookaholic

    [Reply]

  3. December 15, 2008

    siapapun yang bakal jadi presiden kampus, harus diterima dengan lapang.

    aR_eRos’s last blog post Kecelakaan

    [Reply]

  4. December 15, 2008

    wihhhhhhhhhhh

    jan tenan omongane cahke jeru kanggo sing ngerti kampur iki.

    yo koyo wayang wae kmpusku iki

    wis ono sing ndalang dadi yo mesti wis ngerti sopo bakal menang

    g uasah dipirke lan didadeake perkoro

    to tetep mbalik neng pendawa lan sak dulure

    sing dianggep apik karo masyarakate lan dalang sak ngertine

    [Reply]

  5. December 15, 2008

    Sampeyan ga’ melu magang pak ? :em60:

    arifudin’s last blog post Antara buku dan pulsa

    [Reply]

  6. December 15, 2008

    kampus sasaran ‘empuk’ buat kampanye……..kah..???

    mas mujib’s last blog post Ponorogo Menyapa Dunia

    [Reply]

  7. December 16, 2008

    kenapa ngak ikut sekalian aja nih? nyalon?

    aRuL’s last blog post Untitled [4]

    [Reply]

  8. December 16, 2008

    no comment ajah…

    [Reply]

  9. December 16, 2008

    salam jumpa lagi dengan saya. muah muah muah :em71: :em71: :em71:

    mantan kyai’s last blog post Sepenggal Kisah Negeri Penggalan Surga

    [Reply]

  10. December 16, 2008

    Saya no comment buat postingan yang ini, soalnya rada nggak nyambung ama alam kampus lagi hehehe… Tp saya pengen comment buat blog sampeyan yg apik abis. Makanya gak ragu deh buat naro link blog ini di blog saya. Salam kenal, mas….

    [Reply]

  11. December 16, 2008

    waduh…saia belum kenal mereka semua…

    gajah_pesing’s last blog post ERROR ??

    [Reply]

  12. December 16, 2008

    hehe menarik sekali kang. Tapi ya saya sedikit geli ketika disebutkan bahwa Najmi berangkat dari golongan yang tersisih atau menyisihkan sendiri. Di sini saya berada dalam tataran netral. saya tidak memihak siapapun. meskipun sebenarnya saya bisa menjamin bahwa saya mempunyai masa kurang lebih 2000 orang yang sampai saat ini masih bingung untuk memilih siapa yang terbaik diantara 2 calon yang ada. tapi sekali lagi saya berada dalam pihak netral, ke 2000 teman saya tidak saya arahin ke salah satu calon, biarkan mereka lebih dewasa dengan pilihan.

    ketika berbicara masalah “aktifis dakwah”, disini saya sedikit tergelitik, senyum, ketawa, bahkan terkadang saya marah. n

    Selama ini banyak sekali aktifis dakwah kampus, dari yang LKD (yang secara konferensi nasional tahun 2004-an yang mana masuk dalam tataran LDK), BKLDKN BKIM, DKM Al-Hurriyah, LDF, bahkan menurut saya HMI, PMII, MMI, PPI, KAMMI, dan IPNU juga masuk dalam lingkup para “aktifis dakwah”.

    di sinilah seharusnya kita bisa lebih dewasa untuk menyikapi semua hal dan fenomena yang ada dalam lingkup kampus. Saya masih terbilang muda dan awam di IPB, tapi alhamdulillah saya telah tau banyak tentang perpilitikan kampus, gerakan kampus, lembaga, aktifis dakwah, dan yang lainnya. Saya mengetahui dari berbagai sumber dari berbagai kalangan juga.

    Mulai dari Munas LDKN/BKLDKN/FSLDKN dan beberapa pergerakan eksternal saya faham. Di sinilah letak dari menarikkan perpolitikan IPB.

    “Menjadi seorang pemimpin bukanlah sebuah amanah belaka. Tapi sebuah hal yang harus diusahakan dan diperjuangkan untuk mendapatkan. karena dengan menjadi pemimpin itulah kita bisa membawa perubahan. Tapi satu hal yang harus diperhatikan, selama mengusahakan untuk menjadi pemimpin, pergunakan sebuah gerakan gerakan cantik yang tidak akan merugikan yang lain. Ingat dengan kata adil. Adil tidak hanya berlaku untuk menghukumi seseorang. tapi adil merupakan sebuah dan semua tindakan kita. Adil mempunyai unsur normatif yang pasti dari tuhan. adil mempunyai unsur yang sangat bermanfaat bagi yang lain. jika seseorang menerapkan adil, tapi faktanya dia merugikan, bukanlah sebuah keadilan yang telah diberikan, tapi sebuah ketidak adilan. jika keadilan memberikan kesengsaraan, hukumnya gugur, bahkan untuk melawannya menjadi wajib hukumnya.”

    itulah yang kemarin sempat saya sampaikan dalam diskusi salah satu pergerakan mahasiswa eksternal nasional.

    Mungkin yang harus menjadi koreksi dalam dirikita semua adalah sudahkah kita memberikan pelayanan adil untuk semua teman kampus IPB tercinta ini. jika iya, maka tidak ada orang yang merasa terpinggir.

    mungkin itulah sedikit dari kita. Saya tidak mempunyai kekuasaan, atau pengaruh untuk kampus. tapi saya memegang lebih dari 2000 suara mahasiswa yang sewaktu waktu bisa saya arahkan. Tapi tidak bagi saya. jika saya tidak memberikan keadilan untuk memberi kesempatan dalam pendewasaan dan pembelajaran politik, sama saja saya telah membunuh “Nas Allah, dan sifat Allah berupa Maha Adil”.

    Semoga kita lebih dewasa. amin

    Adi Dzikrullah
    Ketua Umum: Jombang Agrostudent Community (JAC IPB)

    [Reply]

  13. December 16, 2008

    hem,,,,
    saya suka pengistilahan aktivis dakwah yang juga politis….

    denologis’s last blog post Menatap Ponorogo di Masa Depan

    [Reply]

  14. December 17, 2008

    terpaksa saya kumen lagi pak… :em41: ott ott ott :em41: :em41:

    unting’s last blog post Generic Host Process for Win32 Services Error

    [Reply]

  15. December 17, 2008

    wew kenapa maz willy gag ikut nyalonkan diri sekali :em58: :em46:

    dinda_cute’s last blog post N97 vs X_PERIA x1

    [Reply]

  16. December 17, 2008

    Klo Aya jagoin yang Ganteng mas…
    he..he…

    aya’s last blog post “Congrat For December 2008?

    [Reply]

  17. December 17, 2008

    kampus adalah awal mula untuk berpolitik sesungguhnya di dunia luas. pergunakan sebaik-baiknya.

    apabila kampus-kampus bisa menghasilkan para politikus yg keren dan beken, pasti negeri ini akan bangkit dari keterpurukan.

    sayangnya … yg dihasilkan kampus kebanyakan hanya tukang demo dan tukang omong doank.

    poorly my country.

    yudhiapr’s last blog post Review akhir tahun 2008

    [Reply]

  18. December 17, 2008

    emmm….sekarang jadi pengamat om

    [Reply]

  19. rianosuke permalink
    December 17, 2008

    Membaca artikel di atas, saya merasa ingin berbicara sekedar menanggapi dan mengomentari aktivitas politik kampus di IPB tercinta ini. Dari fenomena PEMIRA (Pemilihan Raya) khususnya pemilihan presiden BEM KM IPB yang sudah-sudah, kita tidak akan pernah berhenti menyaksikan semangat militansi kader-kader dakwah dari suatu organisasi Islam tertentu, terutama yang paling dominan di kampus hijau ini. Tentu ini menjadi pelajaran yang menarik untuk siapapun yang mencermati dan menggeluti dunia politik. Bagaimana tidak, sebuah konsep amal jama’i (amal berjamaah) yang mereka tunjukan patut diacungkan jempol. Lihatlah dalam setiap kampanye kandidat, aktivis-aktivis dakwah baik ikhwan maupun akhwat selalu memenuhi arena debat. Mereka menyiapkan segala sesuatu yang bisa meningkatkan confidence calon yang diusungnya, mulai dari yel-yel yang terlihat kompak dan terkadang menggelitik hingga atribut-atribut pasangan calon. Pemandangan ini kontras berbeda dengan pendukung dari pasangan lain yang menjadi rivalnya yang mana sulit rasanya menarik pendukung yang tidak punya militansi untuk bergerak. Kesamaan visi menjadi hal yang mereka perjuangkan dan mereka rela untuk capek demi sebuah pencapaian visi tersebut. Memang seperti ini pada umumnya yang dilakukan setiap pendukung calon presiden mahasiswa, partai politik, dll. Namun, yang perlu dicermati adalah mengapa bisa seperti itu, motivasi apa yang membuat militansi seseorang hingga ia rela mengorbankan materi maupun nonmateri lainnya.
    Politik memang bukanlah aktivitas kotor, namun sebetulnya ulah manusia itu sendiri lah yang bisa mengotori politik. Politik dalam referensi Barat selalu dikaitkan dengan upaya untuk mencapai kekuasaan, dan dalam pandangan Islam—khususnya yang berhaluan idiologis—politik lebih merupakan bagian dari aktivitas amal (dakwah). Politik adalah upaya untuk mengurusi kepentingan ummat, baik dari sisi duniawi seperti memperjuangkan kesejahteraan rakyat maupun dari sisi tujuan ukhrawi yaitu bagaimana menjaga masyarakat agar bisa melaksanakan ibadah (maghdoh dan ghairu-maghdoh) dengan baik kepada Allah SWT. Dengan alas an demikian, jelaslah bahwa setiap orang yang memiliki mindset demikian akan menjadikan politik sebagai bagian ibadah yang harus dilakukan. Kekuasaan yang diraih dengan perjuangan politik adalah sebuah alat penting untuk ber-amar ma’ruf wa nahi munkar. Namun, tujuan yang baik (dari kacamata Islam) itu tetaplah harus dicapai dengan proses yang baik pula. Perlu memperhatikan kaidah-kaidah syar’i agar tujuan politik tidak tercemari oleh tindakan-tindakan yang buruk dan tidak dibenarkan yang akhirnya hanya akan menodai dakwah yang diusung. Dengan kata lain, jangan sampai tujuan untuk mendapatkan pahala malah tergelincir berujung dosa.
    Lalu, apa relevansi pernyataan diatas dengan perpolitikan kampus yang semakin panas ini. Organisasi kampus seperti halnya BEM mengarah kepada aktivitas-aktivitas seperti hal yang berkaitan dengan event-organizer, pengabdian masyarakat, wadah aspirasi yang menjembatani mahasiswa dan pihak rektorat, serta menjadi bagian control pemerintah atas kebijakan-kebijakan yang dilakukan layaknya Non-Government Organization (NGO). Di sinilah peran mahasiswa—yang juga aktivis dakwah—berusaha untuk berkontribusi memberikan manfaat untuk internal maupun eksternal kampus dan juga mencegah kemungkaran-kemungkaran yang mungkin timbul dari sebuah aktivitas ataupun acara-acara yang diselenggarakannya. Yang terpenting dan patut dipertimbangkan adalah bagaimana organisasi tersebut bisa memberikan sajian yang bisa dinikmati bersama oleh semua kalangan mahasiswa yang memang plural sebagai bentuk keadilan dan memang berada pada trek ‘seharusnya mahasiswa’. Sedangkan untuk kegiatan yang bersifat untuk kalangan tertentu, misalnya kalangan musisi dan pecinta budaya Jepang alangkah baiknya jika disalurkan melalui UKM-UKM yang sudah ada. Dan, menurut penulis sendiri mengenai yang terjadi di kelembagaan kampus telah berjalan sesuai dengan apa yang telah disebutkan. Semua mahasiswa berkreasi dan berprestasi pada jalur-jalur yang sudah disediakan di lingkungan kampus.
    Tentu saya meyakini, bahwa tujuan dari kedua pasangan kandidat merupakan tujuan yang mulia. Kedua pasangan calon pada dasarnya sedang berusaha untuk memberikan sesuatu yang terbaik bagi mahasiswa seluruhnya, stake-holder lain, dan masyarakat Indonesia tentunya. Adapun untuk masalah kekuasaan dan kepemimpinan BEM KM bukanlah suatu hal yang hanya dipandang dari latar belakang actor dan asal-usulnya, siapapun dan berasal dari manapun ia ketika bisa memperjuangkan kepentingan bersama dan untuk kebaikan bersama patut dan wajib kita dukung sepenuhnya. Semangat untuk berkontribusi memberikan manfaat disertai upaya yang sungguh-sungguh adalah ajaran yang universal. Dan tentunya sebuah tujuan besar akan lebih baik dicapai secara bergotong-royong dalam sebuah barisan yang kokoh dan teratur. [Rian Febriana]

    [Reply]

  20. December 18, 2008

    wah….., kayaknya bakalan seru…… :em71:

    [Reply]

  21. December 18, 2008

    Hmmm, saya kampanye buat siapa ya ke temen yang masih kuliah di situ? cuma ada 2 orang sih, hehe… :em45:

    isnuansa’s last blog post Hiks Hiks

    [Reply]

  22. December 19, 2008

    Presiden Mahasiswa telah terpilih, tinggal liyat apakah dia mampu……….
    *kampus sayah*

    sayatan sang penyair’s last blog post Melepasmu Vs Saat Terakhir

    [Reply]

  23. December 19, 2008

    salut saya buat temen2 mahasiswa yang berani menyampaikan aspirasi rakyat tertindas apapun bentuknya… **angkat topi

    norjik’s last blog post Hujan, rencana dan realita

    [Reply]

  24. December 19, 2008

    wow.. gitu ya..

    kw’s last blog post korban mal

    [Reply]

  25. December 20, 2008

    kampanye lewat kampus..
    berani juga ya..

    [Reply]

  26. December 21, 2008

    ah saya mahasiswa gurem dulu…. :em62:
    ndak ngeh pulitikan

    cebong ipiet’s last blog post Duduk atau Jongkok?

    [Reply]

  27. December 22, 2008

    jadi inget masa kuliah dulu… gw sampe bela2in jadi calon presiden hanya untuk ngejegal anak2 “relijius”… sayangnya gagal… hahaha

    ichanx’s last blog post Kartu Kredit BCA

    [Reply]

  28. December 22, 2008

    Selamat ber PEMIRA.. ingat jangan bacok-bacokan… n jotos-jotosan :em58:

    azaxs’s last blog post Trimakasih Ibu

    [Reply]

  29. December 22, 2008

    diiiiiiiaaaaaarrrrrrrr….
    provokasi doloe d

    ardhietechno’s last blog post Kebohongan Seorang Ibu

    [Reply]

  30. December 23, 2008

    lapor tanggal 27 ampe 29 di ponorogo

    [Reply]

  31. December 23, 2008

    pemilik blog ikutan blok mana nih?

    JAUHDIMATA’s last blog post Blog DoFollow

    [Reply]

  32. December 26, 2008

    ga perlu lah kita curiga lo bayar sgala…hehehehe….dr pada isin…yah…salam knal…ommm :| 8O 8O 8O
    mrpall’s last blog post

    [Reply]

  33. December 27, 2008

    Trus,, minat buat menceburkan diri di politik kampus setelah ini ga will? apa mo serius ngerjain ide kita? hehehe…

    [Reply]

  34. December 29, 2008

    heuehuehuehe … negara hancur ternyata sama generasi yg haus kekuasaan … :em41:

    [Reply]

  35. January 7, 2009

    semoga akan ada SLANK masuk IPB :D

    [Reply]

  36. January 7, 2009

    Atau paling tidak SLANK satu panggung dengan Group Nasyid Palapa :D

    [Reply]

  37. January 7, 2009

    Loh Palapa kan bukan group nasyid, ituh kan dangdut koplo….
    maaf…maaf…
    ***sambil ngerokok di kantin Sapta***

    [Reply]

Leave a Reply

Note: You can use basic XHTML in your comments. Your email address will never be published.

Subscribe to this comment feed via RSS

CommentLuv Enabled
Free WordPress Theme

close
Sugeng rawuh ten Wongbagoes.net. Disekecak aken anggenipun lenggah, kaleh disambi unjuk'an lan jajanipun piyambak2x... :D [Facebook] | [Twitter]
mugen 2d fighting games
WordPress Themes